Om Telolet Om… Bahagia Memang Sederhana, Tapi Hati-hatilah

Seperti yang sudah saya bahas pada tulisan sebelumnya (Silakan baca di sini) fenomena “Om Telolet Om” bisa diambil hikmahnya.

Bahwa untuk bahagia itu sederhana saja. Bersenang-senang saja seperti para pemburu klakson telolet.

Tetapi kebahagiaan ala telolet ini harus dibarengi dengan sikap hati-hati juga. Bukan apa-apa. Di balik sebuah fenomena, akan selalu ada dampak baik dan buruknya, bukan?

Apa dampak buruk telolet?

Pertama, kalau tak tertib, kamu mengganggu ketertiban lalu lintas jalan raya. Jalanan yang tadinya lancar, bisa jadi macet gegara pemburu telolet membuat kerumunan yang luber sampai ke jalan raya.

Kedua, Kalau tidak dilakukan dengan hati-hati, ini akan sangat membahayakan jiwa. Sebab, kalau kamu hendak merekam bus yang membunyikan klakson telolet, kamu harus melakukannya di tepi jalan raya, kan?

So, jangan berdiri di jalan raya atau mendekati bis yang melaju. Cukup dari trotoar. Kalau kamu melakukannya di terminal bis, lakukan dari posisi dan jarak yang aman.

Jangan menyongsong bis yang sedang masuk atau keluar terminal. Kalau kamu melihat anak-anak merekam telolet dan melakukannya secara berbahaya, ingatkanlah dia.

Soalnya saya menyaksikan sendiri di tayangan video yang bertebaran di Youtube, bagaimana anak-anak pemburu telolet seringkali berada pada posisi yang membahayakan jiwa.

Malah, ada video yang memperlihatkan supir bis yang mengarahkan bisnya seperti hendak menyerempet anak-anak yang menghalangi perjalanannya. Bahaya kan?

 

Foto: Pixabay/Xusenru

0 Likes

Deddy Sinaga

Seorang Suami | Ayah | Jurnalis | Arkeolog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Pin It on Pinterest

X
Share This