Mengapa Kuatir?

Suatu hari istri saya menelpon dari pompa bensin.

Istri: Pa, bensin mobil sudah hampir habis, saya mau isi, tapi kok pompa bensinnya nggka mau ngisi, langsung stop otomatis.

Saya: Kamu yakin sudah mau habis, rasanya saya baru isi penuh. Pastikan jangan salah lihat gaugenya.

Istri: Iya habis.

Saya: Minta tolong saja ke counter.

Dan setelah petugas counter keluar dan menolong dan melihat gaugenya, ternyata bensinnya memang sedang full sesuai gaugenya. Istriku salah melihat gaugenya.

Seringkali kekuatiran kita lebih disebabkan oleh kesalahan kita melihat ke dalam hidup kita sendiri. Kita tidak melihat, atau, salah melihat apa yang telah Tuhan sediakan bagi kita.

Yesus bersabda;

Pandanglah burung di udara...

Lihatlah bunga bakung di padang...’

Pandanglah. Lihatlah.

Jika matamu terang, maka teranglah seluruh tubuh.

*-*

Penulis:

Daltur Rendakasiang. Alumnus FMIPA UI dan SAAT Malang. Pendeta Gereja Lutheran Indonesia Immanuel, Newington, New Hampshire, USA.

-*-

Foto: Pixabay

0
1 Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest