Dosakah Menjadi Orang Kaya?

Siapa yang tak ingin jadi orang kaya? Jadi orang kaya itu dosa nggak, sih?

Tidak masalah bila seseorang mempunyai banyak uang atau kekayaan. Masalahnya terletak pada bagaimana mengelolanya. Yang salah adalah jika menjadi tamak.

Siapa itu orang tamak?

Pertama, dia adalah orang yang mengira dapat menggantungkan hidupnya pada kekayaannya, dan bukan pada Tuhan (Luk 12:15).

Kedua, kalau hartanya makin banyak maka yang dia pikirkan hanyalah bagaimana cara menyimpannya, dan bukan mencari orang yang sedang kekurangan untuk ditolong (Luk 12:18).

Ketiga, visi hidupnya adalah bagaimana bisa menyimpan hartanya begitu rupa agar tahan bertahun-tahun, supaya bisa bersenang-senang (Luk 12:19).

Keempat, hartanya hanya terfokus untuk kepentingan diri sendiri. (Luk 12:21)

Ajaran Rasul Paulus tentang hal ini, adalah:

Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati. 1Tim. 6:17

Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi. 1Tim. 6:18

Dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya. 1Tim. 6:19

Amsal juga mengajarkan tentang harta, demikian:

Amsal 3:9 Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu,

Amsal 3:10 maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.

Di tanah Palestina ada danau Galilea dan Laut Mati. Di sekeliling pantai Galilea ada banyak kota. Dan Danau itu berisi banyak ikan dan menjadi berkat dan sumber hidup bagi kota-kota sekelilingnya. Sedangkan di Laut Mati, sekelilingnya gersang dan tak ada yang sanggup hidup di situ karena kadar garamnya terlalu tinggi.

Apa beda antara Galilea dan Laut Mati?

Laut mati hanya menyimpan air yang masuk dan tak keluar lagi, sedangkan Galilea hanya menjadi penyalur saja. Air yang masuk langsung keluar lagi. Dan air yang masuk dari mata air Gunung Hermon itu tak pernah berhenti.

Berkat adalah untuk disalurkan, bukan disimpan. Harta kekayaan adalah berkat Tuhan.

-*-

Foto: Pixabay

0 Likes

Daltur Rendakasiang

Alumnus FMIPA UI dan SAAT Malang | Pendeta Gereja Lutheran Indonesia Immanuel, Newington, New Hampshire, USA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Pin It on Pinterest

X
Share This