Sederhananya Kebahagiaan Natal buat Anak-anak

Natal kali ini agak berbeda.
Biasanya anak-anak akan datang ke rumah neneknya (mertua saya) untuk mengambil kado natal. Kalau nenek dari pihak saya (ibu saya), biasanya hanya akan memberikan amplop untuk mengisi tabungan cucu-cucunya. Ibu mertua saya lebih kreatif. Jauh-jauh hari beliau sudah akan mencari bocoran kira-kira kado natal apa yang diinginkan cucu-cucunya, dan mempersiapkannya.

Sayangnya, beliau sudah tidak di dunia ini lagi. Itu yang membuat hari natal kini berbeda.

Setiap malam natal, kami akan berkumpul di rumah mertua saya. Besok siangnya, habis dari gereja, kami akan ke rumah keluarga saya.

Di malam natal, kedua anak saya akan mengumpulkan sisa-sisa lilin dari gereja dan dibawa pulang ke rumah. Bersama sepupu-sepupunya mereka akan menyalakan lilin itu di sepanjang garasi rumah mertua saya, hingga lilin itu habis meleleh. Hal itu adalah sesuatu yang sudah mereka lakukan sekian lama dan entah apa asyiknya tapi mereka sangat menikmatinya. Sementara kami para orangtua sebentar-sebentar akan datang mengecek, takut rambut atau jari mereka terbakar.

Apa yang saya lihat dari hal ini adalah, betapa simpelnya arti kebahagiaan buat anak kecil.

Betapa sederhananya kebahagiaan itu buat anak-anak.

Lihatlah, hanya lilin-lilin kecil itu saja bisa membuat mereka asyik semalaman, lupa tidur dan tertawa-tawa. Saking asyiknya, seringkali jadi sulit sekali memanggil mereka ke ruang tengah untuk berkumpul, atau ke ruang makan untuk makan malam bersama, padahal ada banyak sekali makanan dan camilan enak kesukaan mereka.

Bayangkanlah, mereka yang biasanya tak bisa lepas dari ponsel, bisa lupa segalanya hanya karena bermain lilin itu. Dan tentu saja setelah keasyikan bermain lilin itu, mereka tetap akan sulit juga untuk disuruh membersihkan bekas sisa lelehan lilin itu, hahaha.

Tapi mereka merasa momen natal adalah momen yang menggembirakan, salah satunya karena permainan lilin itu. Momen itu adalah sesuatu yang mereka nantikan. Sementara kita para orangtua mungkin saking sibuknya, atau karena telah biasa, sudah lupa momen apa yang paling kita nantikan di hari natal. Baju baru? Tidak lagi. Makanan enak? Sudah biasa. Kumpul dengan keluarga? Sering banget. Apa dong?

Apa yang paling anda nantikan di hari natal?

-*-

Foto: Pixabay

0
0 Likes

Mino Situmorang

A mother.wife.writer.fin-acct Mgr.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest