10 Gedung Gereja Unik di Dunia, Dari Bikin Merinding sampai Mirip Pesawat UFO

Gereja memang bukanlah soal gedung atau menaranya, tetapi gereja adalah jemaat itu sendiri yang dipanggil keluar Tuhan dari kegelapan (bahasa Portugis: igreja; bahasa Yunani: ekklêsia). Namun, tak dapat dipungkiri, gedung gereja yang menjadi tempat ibadah bagi umat kristiani pun merupakan sarana sakral untuk kita berhubungan dengan Tuhan.

Nah, bentuk gedung gereja ternyata juga bermacam-macam. Gedung gereja di bawah ini memiliki desain yang sangat unik, tidak ada duanya. Kesemuanya menggambarkan kemegahan kuasa Tuhan, meskipun dirancang oleh manusia.

1. Sedlec Ossuary, Ceko

sedlec-ossuary

Gereja Sedlec Ossuary yang berada di Kota Kutna Hora, Republik Ceko, memiliki keunikan tersendiri namun juga bikin merinding. Betapa tidak, di dalamnya terdapat sekitar 40.000-70.000 kerangka tulang manusia.

Wajar jika gedung gereja ini dikenal sebagai “The Bone Church”. Kerangka manusia dibuat dengan nilai dekorasi seni yang tinggi. Lampu-lampu yang terbuat dari tulang manusia menerangi hampir di seluruh ruangan. Sedlec Ossuary (Kostnice Osuarium Beinhaus) dibangun pada tahun 1400.

 

2. Las Lajas Sanctuary, Kolombia

las-lajas-sanctuary-basilica

Las Lajas Sanctuary adalah sebuah katedral yang terletak di Kota Ipiales, Kolombia. Uniknya, gedung gereja ini dibangun di dalam ngarai dari Sungai Guaitara, dan menjadi bagian dari jembatan yang menghubungkan kedua sisi ngarai.

Arsitektur katedral ini berciri gothic. yang dibangun dari tanggal 1 Januari 1916 hingga 20 Agustus 1949. Di sini pula dipercaya sebagai salah satu lokasi penampakan Bunda Maria.

Pada 1951, Gereja Katolik Roma secara resmi mengakui penampakan itu. Pada 1954, Gereja Katolik Roma menyatakan Las Lajas Sanctuary sebagai Basilika Minor.

 

3. San Francisco de Asis Mission Church, Amerika Serikat

san-francisco-de-asis

Gereja ini dibangun pada 1772 dan selesai pada tahun 1815 oleh Pastor Franciscan dan patron Santo Francis d’Assisi yang sebagian besar terbuat dari adobe, sejenis bata yang dijemur.

Agar tetap terjaga, dinding gereja selalu dilapisi ulang dengan semen yang terbuat dari campuran tanah. Di tahun 1970, gereja ini dinobatkan sebagai National Historic Landmark dan World Heritage Church.

 

4. La Sagrada Familia, Spanyol

la-sagrada-familia

Gedung Gereja La Sagrada Familia di Kota Barcelona, Spanyol, menjadi sebuah pekerjaan konstruksi bangunan dengan pengerjaan terlama sepanjang sejarah. Hampir 2 abad lamanya hanya untuk membuat sebuah gereja dengan luas wilayah 5 hektare.

Lamanya pembangunan gedung gereja tidak terlepas dari kematian mendadak sang perancang Antoni Gaudi (1852 – 1926). Saat itu kondisi konstruksinya baru 20%. Pengerjaan dilanjutkan lewat gambar kerja dan interpretasi arsitektur yang melanjutkannya. La Sagrada Familia bahkan masih dibangun sampai hari ini.

Pembangunan sangat memperhatikan detail tiap kolom dan lekukan bangunan dengan gaya gothic yang kental. Gereja ini rencanaya akan diselesaikan tahun 2026, tepat dua abad memperingati kematian Antoni Gaudi.

 

5. Cathedral of Brasilia, Brasil

cathedral-brasilia-brazil

Gedung Cathedral of Brasilia di Brasil terlihat seperti pesawat UFO yang sedang mendarat di tanah datar. Gedung ini terdiri dari 16 pilar beton yang seakan-akan seperti dua tangan yang mengarah ke langit.

Cathedral yang dirancang oleh arsitek terkenal Oscar Niemeyer ini diresmikan pada 31 Mei 1970. Di dalamnya terdapat adegan-adegan kehidupan dari Maria. Kemudian, fitur artistik empat lonceng, kolam seperti cermin, dan patung-patung malaikat yang menggantung di langit-langit kaca.

 

6. Gereja Harajuku, Jepang

harajuku

Gereja Harajuku merupakan Gereja Protestan futuristik yang terletak di Tokyo, Jepang. Gereja ini didirikan perusahaan desain Ciel Rouge pada tahun 2005. Desainnya memang terkesan seperti gaya berpakaian Harajuku dengan “gaya jalanan” yang bebas dari gaya bangunan umumnya.

Konsep desain bangunannya sendiri didasarkan pada angka keberuntungan tujuh, sehingga ada tujuh lengkungan lembut di tengah gereja. Gereja juga berfungsi sebagai ruang konser dengan akustik sempurna.

 

7. Hallgrimur, Islandia

gereja-hallgrimur

Gedung Gereja Hallgrimur adalah sebuah gereja di Kota Reykjavík, Islandia. Ini adalah gereja terbesar di Islandia. Gereja ini dirancang oleh arsitek Guðjón Samuelsson pada tahun 1937. Dengan tinggi gereja 74,5 meter, gereja ini juga digunakan sebagai menara observasi oleh pemerintah setempat.

Gereja dirancang menyerupai lava basalt yang mengalir di Islandia. Gereja terlihat seperti V terbalik yang kuat dan terbuat dari balok putih tipis.

 

8. Temppeliaukio Kirkko, Finlandia

temppeliaukio-church-helsinki-finland

Temppeliaukio Kirkko atau disebut juga Gereja Batu Karang adalah karya arsitektur modern yang sangat mengesankan di Helsinki, Finlandia. Gereja yang seluruhnya dibangun di bawah tanah dan plafonnya berkerangka kawat tembaga ini selesai dirancang pada tahun 1952 oleh dua arsitek bersaudara, yaitu Timo dan Tuomo Suomalainen dan pembangunannya selesai pada tahun 1969.

Mereka memilih batu karang yang tersingkap naik sekitar 40 kaki di atas jalan, membangun ruang gereja di dalamnya dan menjadikan batu karang itu sebagai dindingnya. Gereja ini adalah salah satu tempat wisata yang paling populer di Helsinki dan sering dipenuhi pengunjung.

 

9. Iglesia el Rosario, El Salvador

iglesia-el-rosario

Waktu terbaik untuk mengunjungi Iglesia el Rosario, atau Gereja Rosario, di pusat San Salvador, El Salvador, adalah pada hari yang cerah. Pada sudut yang tepat, cahaya akan jatuh di atap yang tersusun seperti kipas dan memantul di kaca warna-warni, sehingga menciptakan efek pelangi yang indah.

 

10. Cadet Chapel

cadet-chapel

Gedung gereja yang memiliki nama lengkap United States Air Force Academy Cadet Chapel ini selesai pada tahun 1962 dan didesain oleh Walter Nesch. Berada di kawasan pangkalan militer Angkatan Udara Amerika Serikat di Colorado, wajar saja kalau kapel ini terinspirasi oleh pesawat terbang.

Bangunan dengan 17 menara ini selesai pada tahun 1992 dan masuk dalam U.S. National Historic Landmark pada tahun 2004.

 

Job Palar

 

Sumber Berita dan Foto: http://www.cntraveler.com/

 

0 Likes

Job Palar

Wartawan situs berita sinarharapan.net, penyuka traveling bersama keluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Pin It on Pinterest

X
Share This